daidwijatmiko.com – Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, suasana syukur dan persaudaraan menyelimuti Masjid Asy Syiar – RRI Surakarta pada pelaksanaan shalat Jum’at (15/8/2025). Ustadz Dwi Jatmiko, M.Pd., Gr., CPS., membawakan khutbah bertajuk Nikmat Aman, mengajak jamaah untuk mensyukuri karunia keamanan yang menjadi penopang kemerdekaan bangsa.
“Tanpa rasa aman, kemerdekaan sulit dirasakan secara utuh. Aman adalah anugerah Allah yang harus kita jaga bersama,” tegas Ustadz Dwi di hadapan jamaah. Ia menegaskan, rasa aman tidak hanya berarti terbebas dari ancaman fisik, tetapi juga dari rasa takut, fitnah, dan perpecahan.
Dalam khutbahnya, ia mengutip firman Allah dalam QS. Quraisy ayat 4:
الَّذِي أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍۢ وَءَامَنَهُم مِّنْ خَوْفٍۭ
“Yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.”
Ayat tersebut, lanjutnya, mengingatkan bahwa kemerdekaan harus diiringi dengan upaya menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Suasana kebangsaan terasa kental ketika jamaah juga diajak merenungi perjuangan para pahlawan. “Mereka berjuang bukan hanya untuk bebas dari penjajahan, tetapi juga agar kita hidup damai, tenteram, dan saling melindungi,” kata ustadz yang juga aktif di MPKSDI Kota Surakarta ini.
Dengan semangat HUT RI ke-80, khutbah ini menjadi pengingat bahwa aman bukanlah hadiah yang datang begitu saja, melainkan hasil kerja keras, persatuan, dan doa seluruh bangsa. Ustadz Dwi menutup khutbah dengan seruan menjaga ukhuwah, memupuk rasa cinta tanah air, dan selalu berdoa untuk keselamatan bangsa.