daidwijatmiko.com – Tata Cara Shalat Id
Pertama, shalat Id sebaiknya dilaksanakan di lapangan kecuali hujan boleh dilaksanakan di masjid.
Kedua, salat Idul Fitri dikerjakan tanpa adzan dan iqamat.
Ketiga, tiba di lapangan, langsung duduk ikut takbiran. Tidak ada shalat sunnah. Karena tidak disyariatkan shalat sunnah, baik sebelum maupun sesudah salat Idul Fitri.
Keempat, dipasang sutrah (pembatas) di depan imam salat. Ini tugas panitia shalat Id.
Kelima, shalat Id sebanyak dua rakaat. Rakaat pertama takbir tujuh kali. Rakaat kedua takbir lima kali. Tidak ada bacaan tertentu yang dituntunkan Nabi saw di sela takbir.
Keenam, imam shalat Id sunnah membaca surat al-A’la pada rakaat pertama dan al-Ghasyiyah pada rakaat kedua.
Bisa surat Qaf pada rakaat pertama dan surat al-Qamar pada rakaat kedua.
Ketujuh, sesudah shalat dilanjutkan khotbah Id berisi nasihat tentang ketakwaan, syukur, dan anjuran berbuat baik.