daidwijatmiko.com – Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas (MTDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta kembali menggelar agenda syiar rutin Safari Dakwah Mubaligh Muhammadiyah putaran ke-13 yang insya Allah bertempat di Masjid Kotta Barat, PCM Kotat Barat Badran, Surakarta, pada hari Senin (21/9/2026) malam.
Pengajian kolaboratif yang didukung penuh oleh Lazismu Kota Surakarta ini insya Allah disambut hangat serta antusias oleh ratusan jamaah yang memadati serambi hingga ruang utama masjid sejak sebelum berkumandangnya pelaksanaan shalat Isya berjamaah.
Agenda tabligh akbar putaran ketiga belas tersebut menghadirkan mubaligh Muhammadiyah, Ustadz Dwi Jatmiko, S.Pd.I, M.Pd.,Gr., sebagai narasumber utama.
Mengusung tema revitalisasi spiritualitas dan keteladanan karakter warga persyarikatan, Ustadz Dwi Jatmiko mengajak segenap lapisan masyarakat untuk terus berupaya membiasakan diri mempraktikkan sembilan kebiasaan emas dalam lembaran rutinitas kehidupan sehari-hari demi meraih kemuliaan serta keberkahan hidup hakiki.
“Sembilan kebiasaan tersebut ialah: pertama, shalat fardhu diawal waktu dengan berjamaah dilanjutkan dengan melakukan shalat Tathowu’ (sunnah) seperti sholat rawatib, dhuha, dan tahajud. Kedua, melakukan puasa sunnah seperti puasa 3 hari setiap bulan, puasa senin-kamis, atau seperti puasa Nabi Daud,” ujarnya.
Lebih lanjut, mubaligh muda yang penuh semangat ini menguraikan kebiasaan ketiga adalah gemar menunaikan infak dan sedekah, serta keempat senantiasa menghiasi diri dengan adab islami di segala ruang interaksi.
Kebiasaan kelima berupa istiqomah tadarus Al-Qur’an secara rutin, keenam membudayakan membaca buku ilmu pengetahuan, dan ketujuh aktif menghadiri pengajian majelis taklim minimal sepekan sekali.
Adapun kebiasaan kedelapan yakni aktif berjamaah sekaligus berorganisasi membesarkan persyarikatan, serta kesembilan senantiasa mengedepankan pikiran positif dan melimpahkan rasa syukur atas segenap limpahan karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Semoga dakwah keliling persembahan MTDK PDM Solo dan Lazismu ini senantiasa konsisten menghidupkan syiar masjid, mengokohkan tali ukhuwah islamiyah, dan membentuk kepribadian muslim berkemajuan.