Revitalisasi Sekolah Mewujudkan Pendidikan Berkualitas

Presiden bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan
Fokus revitalisasi ini mencakup pembangunan tiga unit toilet baru, perbaikan ruang kelas, serta penyediaan area bermain

daidwijatmiko.com -Revitalisasi sekolah merupakan upaya strategis pemerintah yang digawangi Presiden Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan Mendikbud Prof Abdul Mu’ti mampu meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah.

Tahun 2025 menjadi momentum penting ketika pemerintah menargetkan revitalisasi terhadap 13.000 sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia. Program ini bukan hanya soal membangun gedung baru atau memperbaiki ruang kelas yang rusak, melainkan sebuah ikhtiar komprehensif untuk menghadirkan sarana-prasarana pendidikan yang layak, aman, dan mendukung proses pembelajaran yang mendalam dan efektif.

Menurut penulis, Indonesia memiliki ekosistem pendidikan yang sangat besar, yakni 440.466 satuan pendidikan yang tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Namun, realitas di lapangan masih menunjukkan tantangan besar dalam penyediaan prasarana pendidikan yang merata. Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) April 2024, tercatat ada sekitar 980.000 ruang belajar rusak sedang hingga berat di 174.000 satuan pendidikan, serta kebutuhan pembangunan sekitar 1,5 juta ruang baru di 219.000 satuan pendidikan agar sesuai standar sarana-prasarana pendidikan. Angka ini menggambarkan betapa mendesaknya perbaikan infrastruktur pendidikan kita.

Lebih lengkap di Koran Cetak Jawa Pos Radar Solo, Selasa (9/9/2025)

Berita Terkait

Berita Terkini

Berita Populer