Hadits – Hadits Tentang Puasa ( 1 )
١٢١٥/١ – وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ الله الله : قَالَ اللهُ عَ : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصَّيَام فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، وَالصِّيَامُ جُنَّةً، فَإِذَا كَانَ يَومُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ: إِنِّي صَائِمٌ. وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيحِ المِسْكِ. لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا: إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ بِفِطْرِهِ، وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ (متفق عَلَيْهِ، وَهَذَا لَفْظُ رِوَايَة البُخَارِي)
1/1215. Dari Abu Hurairah, ia berkata ,”Rasulullah Saw bersabda, ‘Allah SWT berfirman : ”
Setiap amalan anak Adam itu untuknya kecuali puasa, karena (puasa) itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Puasa itu perisai. Apabila seseorang di antara kalian berpuasa, janganlah berkata kotor dan jangan berteriak-teriak. Apabila seseorang mencelanya atau (mengajak) berkelahi, maka katakan, ‘Sungguh, aku sedang berpuasa.’ Demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, bau mulut orang berpuasa lebih wangi di sisi Allah dari aroma kasturi. Orang yang berpuasa itu memiliki dua kegembiraan yang ia sukai; ketika berbuka, ia gembira dengan bukanya dan ketika bertemu Rabbnya, ia gembira dengan puasanya’.”225 (Muttafaq ‘alaih) Hadits ini lafal Al-Bukhari.