Dalil-Dalil Umrah: Menjawab Panggilan Allah Menuju Baitullah

Ibadah haji dan umrah merupakan salah satu syariat penting dalam Islam yang memiliki keutamaan besar bagi umat Muslim
Dalam ajaran Islam, bahwa ibadah Haji dan Umrah hanya diwajibkan satu kali seumur hidup, dan setelahnya hanya sunah

daidwijatmiko.com – Umrah bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci.

Di balik ihram, tawaf, sai, dan tahalul, terdapat ketaatan seorang hamba dalam memenuhi panggilan Allah SWT.

Karena itu, memahami dalil-dalil umrah menjadi bekal penting agar ibadah dilaksanakan dengan ilmu, keikhlasan, dan mengikuti tuntunan Rasulullah SAW.

1. Perintah Menyempurnakan Haji dan Umrah

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 196:

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّٰهِ

Wa atimmul-ḥajja wal-‘umrata lillāh.

Artinya: “Sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah.”

Ayat ini menjadi landasan penting pelaksanaan haji dan umrah. Ibadah harus ditujukan semata-mata karena Allah, bukan demi gelar, pujian, atau kebanggaan sosial.

2. Umrah Menghapus Dosa

Rasulullah SAW bersabda:

الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا

Artinya: “Umrah yang satu ke umrah berikutnya menjadi penghapus dosa di antara keduanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menjelaskan keutamaan umrah sebagai sarana meraih ampunan Allah, selama dosa-dosa dihindari dan kewajiban agama tetap dijalankan.

3. Umrah Sekali Seumur Hidup

Berbeda dengan haji yang wajib sekali seumur hidup bagi Muslim yang mampu, hukum umrah memiliki perbedaan pendapat di kalangan ulama. Mazhab Syafi’i dan Hanbali mewajibkannya sekali seumur hidup bagi yang mampu, sedangkan mazhab Hanafi dan Maliki memiliki perincian hukum berbeda. Karena itu, pembahasan umrah perlu merujuk dalil dan penjelasan ulama.

4. Meneladani Rasulullah SAW

Rasulullah SAW bersabda:

خُذُوا عَنِّي مَنَاسِكَكُمْ

Artinya: “Ambillah dariku tata cara manasik kalian.” (HR. Muslim).

Pesannya jelas: umrah harus mengikuti tuntunan Nabi, bukan sekadar mengikuti kebiasaan.

Pada akhirnya, keberhasilan umrah bukan hanya ketika seseorang tiba di Makkah, tetapi ketika ia pulang membawa iman yang lebih kuat, akhlak yang lebih baik, dan semangat beribadah yang terus terjaga.

Berita Terkait

Berita Terkini

Berita Populer