daidwijatmiko.com – Shalat gerhana terdiri atas 2 rakaat. Seperti shalat Subuh, tatacara shalat gerhana juga hampir sama. Yang membedakan hanyalah: shalat gerhana dilakukan dua rakaat, tapi ada empat kali rukuk.
Rinciannya adalah sebagaimana berikut setelah membaca niat dalam hati,
1) Membaca Takbiratul Ihram, yang dilanjutkan dengan membaca doa iftitah.
2) Selanjutnya imam membaca surat al-Fatihah dan surat al-Quran dengan agak Panjang. Sementara makmum cukup mendengarkan apa yang dibaca imam.
3) Rukuk, dengan membaca doa rukuk sebagaimana dalam shalat fardlu.
4) bangkit dari rukuk dengan membaca “sami’a Allahu liman Hamidah, rabbanaa wa lakal hamdu”.
5) Imam kembali membaca surat al-Fatihah. Juga surat al-Quran yang agak panjang, tapi lebih pendek dari dari yang pertama. Makmum cukup mendengarkan apa yang dibaca imam.
6) Kemudian dilanjutkan dengan rukuk, sambil membaca doa rukuk sebagaimana dalam shalat fardlu.
7) Bangkit dari rukuk (i’tidal), sambil membaca “sami’a Allahu liman Hamidah, rabbanaa wa lakal hamdu”.
8) Dilanjutkan dengan sujud, duduk diantara dua sujud, dan sujud. Doa yang dibaca dalam gerakan ini sama seperti shalat fardlu.
9) Bangkit berdiri menuju ke rakaat kedua. Pada rakaat ini mengerjakan sebagaimana rakaat pertama (nomor 2-8).
10) Diakhiri dengan duduk tasyahud akhir, dengan membaca doa sebagaimana dalam shalat fardlu.