Bersatu Ruh Kemerdekaan, Ustadz Dwi Jatmiko Isi Siraman Rohani RRI Surakarta

Kita ingin menjadi negara yang makmur. Tidak ingin ada saudara kita yang kelaparan. Maka dari itu, tidak cukup hanya berdaulat, umat kita juga harus sejahtera
Dalam Islam, kemerdekaan bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan kebebasan yang terikat dengan aturan-aturan Allah

daidwijatmiko.com – RRI Surakarta kembali menghadirkan program Siraman Rohani Islam yang rutin disiarkan untuk memperkuat spiritualitas umat.

Pada Senin (25/8/2025) pukul 05.15 WIB, Ustadz Dwi Jatmiko, M.Pd., Gr., CPS. dari SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta dipercaya menjadi pengisi tausiyah dengan tema “Bersatu Ruh Kemerdekaan”.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Dwi Jatmiko mengajak jamaah untuk merenungi makna hakiki kemerdekaan, bukan hanya sebatas lepas dari penjajahan fisik, melainkan juga terbebas dari belenggu hawa nafsu dan sifat tercela.

Ia menegaskan, kemerdekaan sejati harus diiringi dengan persatuan ruhani dan komitmen menjalankan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Persatuan adalah kunci kekuatan umat. Seperti sabda Rasulullah SAW, ‘Seorang mukmin bagi mukmin yang lain ibarat bangunan yang saling menguatkan’ (HR. Bukhari dan Muslim). Begitu pula kemerdekaan Indonesia, bisa diraih karena adanya semangat persatuan ruh dan pengorbanan bersama,” tutur Dwi Jatmiko.

Program Siraman Rohani Islam RRI Surakarta terus berupaya menghadirkan pencerahan dan motivasi spiritual bagi masyarakat. Selain melalui siaran radio, acara ini juga dapat diakses secara digital, sehingga semakin menjangkau khalayak luas.

Dengan tema “Bersatu Ruh Kemerdekaan”, tausiyah ini diharapkan mampu memperkokoh rasa syukur, semangat kebangsaan, dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Solo dan sekitarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Berita Populer