daidwijatmiko.com – Dalam rangka membangun kesadaran iman dan kemanusiaan, Korp Muballigh Muda Muhammadiyah PDM Surakarta menghadirkan siaran inspiratif bertajuk “Iman dan Kemanusiaan: Peduli Agama, Manusia, Lingkungan, dan Sistem”, yang diselenggarakan pada Kamis, 28 Agustus 2025 pukul 20.00 WIB melalui gelombang Mentari FM Solo, bertempat di Jl. Teuku Umar No. 5 Solo, Healthy Radio Solo.
Acara ini menghadirkan Dwi Jatmiko, M.Pd.Gr., CPS., sebagai narasumber utama. Dalam ceramahnya, beliau mengupas secara mendalam kandungan Surah Az-Zalzalah sebagai pijakan spiritual untuk membangun karakter kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Guncangan Bumi dan Guncangan Nurani
Mengawali tausiyahnya, Dwi Jatmiko menyampaikan bahwa Surah Az-Zalzalah bukan hanya tentang bencana fisik seperti gempa, tetapi juga simbol guncangan kesadaran manusia. Allah Swt. berfirman:
إِذَا زُلْزِلَتِ ٱلْأَرْضُ زِلْزَالَهَا
“Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat.” (QS. Az-Zalzalah: 1)
Menurutnya, ayat ini mengingatkan bahwa tidak ada satu pun perbuatan manusia, baik atau buruk, yang luput dari catatan Ilahi. Bahkan, bumi akan bersaksi atas apa yang telah dilakukan manusia di atasnya.
يَوْمَئِذٍۢ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا
“Pada hari itu, bumi akan menyampaikan beritanya.” (QS. Az-Zalzalah: 4)
“Ini menjadi pengingat bahwa lingkungan hidup juga bagian dari makhluk Allah yang akan memberikan kesaksian atas perilaku kita—apakah kita menjaganya atau merusaknya,” jelas Dwi Jatmiko.
Kemanusiaan dan Tanggung Jawab Sosial
Mengaitkan dengan tema besar “iman dan kemanusiaan”, Dwi Jatmiko menekankan pentingnya kesalehan sosial. Iman yang benar bukan hanya ditunjukkan dalam ritual, tetapi juga dalam kepedulian terhadap sesama, keadilan, dan lingkungan.
Ayat penutup surah ini pun memperkuat pesan tersebut:
فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًۭا يَرَهُۥ وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍۢ شَرًّۭا يَرَهُۥ
“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (QS. Az-Zalzalah: 7-8)
Melalui kajian tersebut, audiens diajak merefleksikan pentingnya bertindak baik dalam skala kecil sekalipun. “Bukan seberapa besar, tapi seberapa ikhlas dan berdampak untuk semesta,” ujarnya.
Dakwah Peduli Sistem dan Lingkungan
Acara ini juga menjadi bagian dari kampanye dakwah peduli sistem, yang tidak hanya fokus pada aspek ritualistik, tetapi juga keberagamaan yang menyentuh ranah sosial, kebijakan, dan lingkungan. Dakwah menurut Dwi Jatmiko harus progresif, menjawab tantangan zaman dan membawa rahmat bagi semesta.
Kegiatan ini insya Allah mendapat sambutan positif dari para pendengar Mentari FM Solo. Banyak yang mengapresiasi pendekatan tematik yang digunakan dalam mengupas ayat-ayat Al-Qur’an secara kontekstual dan membumi.