Generasi Berkemajuan Cinta Negeri

Hubbul Wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air yang dianjurkan dalam Islam
Bersatu, Berdaulat, dan Indonesia Maju

daidwijatmiko.com –  Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan shalat Jumat di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jumat (1/8/2025). Kali ini, guru sekaligus mubaligh Muhammadiyah, Dwi Jatmiko  tampil sebagai imam sekaligus khatib dengan tema “Cinta Negeri Sebagai Bagian dari Iman”.

Dalam khutbahnya, Dwi Jatmiko mengajak peserta didik, guru, dan jamaah untuk memahami bahwa mencintai tanah air bukan sekadar rasa bangga, tetapi merupakan bagian dari keimanan yang harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

“Rasulullah mengajarkan kita untuk mencintai tempat tinggal kita, menjaga lingkungan, dan berbuat baik kepada sesama. Cinta negeri harus kita wujudkan dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga persatuan, dan berkontribusi positif bagi bangsa,” ujarnya.

Ia menegaskan, peserta didik Muhammadiyah harus memiliki semangat menuntut ilmu setinggi-tingginya. Dengan ilmu, mereka akan mampu mengharumkan nama sekolah, daerah, bahkan Indonesia di kancah dunia. Menurutnya, belajar merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada negeri dan wujud rasa syukur kepada Allah.

“Anak-anak SD Muhammadiyah 1 Solo harus menjadi generasi yang pintar, berakhlak mulia, dan siap membangun negeri. Belajar itu ibadah, mengabdi untuk tanah air itu bagian dari iman,” tegasnya.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Solo, Sri Sayekti M.Pd., mengapresiasi pesan khutbah tersebut. Ia berharap materi yang disampaikan dapat memotivasi peserta didik untuk mencintai ilmu, menghormati guru, dan memupuk rasa nasionalisme sejak dini.

Shalat Jumat ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai agama sekaligus kecintaan terhadap tanah air di kalangan peserta didik. Dengan bimbingan para guru dan teladan dari para mubaligh, sekolah optimistis dapat mencetak generasi berkemajuan yang beriman, cerdas, dan berkarakter.

Berita Terkait

Berita Terkini

Berita Populer