Tadarus I Generasi Yang Lemah

Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah
Jangan Tinggalkan Generasi Lemah

daidwijatmiko.com – Surah An-Nisa’ (4): Ayat 8–10
8.
وَإِذَا حَضَرَ ٱلْقِسْمَةَ أُو۟لُواْ ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَـٰمَىٰ وَٱلْمَسَـٰكِينُ فَٱرْزُقُوهُم مِّنْهُ وَقُولُواْ لَهُمْ قَوْلًۭا مَّعْرُوفًۭا
Dan apabila sewaktu pembagian (harta warisan itu) hadir kerabat, anak yatim dan orang miskin, maka berikanlah kepada mereka dari harta itu (sekadar) seperlunya dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.

9.
وَلْيَخْشَ ٱلَّذِينَ لَوْ تَرَكُواْ مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةًۭ ضِعَـٰفًا خَافُواْ عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلْيَقُولُواْ قَوْلًۭا سَدِيدًا
Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah (tidak berdaya), yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Maka hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.

10.
إِنَّ ٱلَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَٰلَ ٱلْيَتَـٰمَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِى بُطُونِهِمْ نَارًۭا ۖ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًۭا
Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api ke dalam perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).

Makna kunci dari ayat 9:

Ayat ini menjadi dasar penting dalam perlindungan terhadap generasi yang lemah (dzurriyyatan dhi’āfan) — yaitu anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya dalam keadaan lemah. Islam mendorong para wali dan orang dewasa agar bertakwa, berlaku adil, dan memperhatikan masa depan generasi penerus agar tidak dizalimi dan terabaikan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Berita Populer