اُطْلُبِ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إلَى اللَّحْدِ
“Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat.”
Kata mutiara di atas menjelaskan kepada kita bahwa masa menuntut ilmu itu haruslah sedari kecil hingga sampai wafat , karena sejatinya manusia di dalam hidupnya diwajibkan untuk belajar terutama seorang muslim. Hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi menjelaskan kepada kita bahwa belajar diwajibkan bagi seluruh muslim.
وَعَنْ أَنَسٍ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: طَلَبُ العِلْمْ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَوَاضِعُ العِلْمِ عِنْدَ غَيْرِ أَهْلِهِ كَمُقَلِّدِ الخَنَازِيْرِ الجَوْهَرَ وَاللُؤْلُؤَ والذَهَبَ. رواه ابن ماجه وروى البيهقي
Dari Anas bin Malik berkata: Rasulullah SAW. Berkata: menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim, akan tetapi bagi yang meletakkan ilmu untuk seseorang yang tak layak seperti menaruh permata, mutiara dan emas kepada seekor hewan (babi) (H.R Ibnu Majah dan Baihaqi.)
Berikut adalah bacaan doa sebelum belajar:
رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالإِسْلَامِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا
“Aku ridha Allah SWT sebagai Tuhanku, dan Islam sebagai agamaku, dan Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasulku. Ya Allah tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku pemahaman yang baik.”
Kemudian, hadis shahih riwayat Ibnu Majah dan Ahmad.
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ilmu yang manfaat, rezeki yang baik dan amal yang diterima.”