daidwijatmiko.com – Kuliah Online Gayeng Bahas Jurnalistik Dakwah melalui melalui Zoom Meetings bisa menjadi pilihan bagi dai dan daiyah belajar sepanjang hayat, Selasa Malam (16/9/2025).
Kuliah Online ini diasuh oleh Dai Champions MUI Pusat Dwi Jatmiko MPd Gr CPS dengan penyelenggara Aslam Islamic Learning Academy yang berpusat di Jalan Jakarta 2 No. 3 Loa Bakung, Sei Kunjang, Samarinda 75243.
“Peran Pendakwah dalam menghadapi Hoax dan Disinformasi di era digital sangat penting apabila dibekali ilmu jurnalistik dakwah,” kata Jatmiko.
Pembahasannya, sambung dia, konsep unsur berita 5W + 1H ternyata ada dalam Al-Quran yaitu dalam Surah Al-Isra ayat pertama.
Unsur Who ada pada kalimat Maha suci Allah, unsur What pada kalimat menjalankan hamba-Nya, unsur When pada kalimat pada waktu malam, Unsur Where pada kalimat dari Mesjid Haram ke Mesjid Al-Aqsha. Sedangkan unsur why pada kalimat supaya kami perlihatkan tanda kebesaran Kami.
“Dan unsur How pada kalimat sesungguhnya dia Maha mendengar dan Maha Mengetahui,” ujar Dia.
Alumni Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta itu mengatakan berita merupakan informasi baru atau informasi mengenai sesuatu yang sedang terjadi.
“Disajikan lewat bentuk cetak, siaran, internet, atau dari mulut ke mulut kepada orang ketiga atau orang banyak,” ungkapnya.
Mengutip pendapat Imam Al-Ghazali, Jatmiko menerangkan, Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar.
“Maka jadilah penulis. Menulis menciptakan jejak digital, begitu juga dengan bisnis elektronik yang semakin berkembang,” jelasnya.
Kuliah Online, sambung dia, meningkatkan Portofolio. Bermanfaat untuk meningkatkan portofolio yaitu dokumen capaian prestasi, khususnya dalam bidang dakwah.
Kemudian, memperkuat Personal Branding. Bermanfaat untuk memperkuat personal branding, karena akan meningkatkan kredibilitas, membangun indentitas profesional, dan menambah daya tarik.
Contoh dakwah dengan menggunakan ilmu jurnalistik bercerita warung makan murah atau warung ikhlas menjual Rp 2000 biaya produksinya Rp 10 000 menyediakan menu dari bahan organik.
Alasannya ialah untuk menjamin kesehatan makanan yang akan dijual baik pra Sejahtera maupun sangat Sejahtera.
“Sebagai Identitas Komunitas. Kuliah Jurnalistik Dakwah mampu jadi blogger-blogger sebagai komunitas profesional. Hal ini bermanfaat untuk membangun jaringan dan kolaborasi menjadi konten kreator dakwah kreatif,” tandasnya.